Berita

Gajah Duduk berpartisipasi dalam acara Batik Transformation Exhibition 2015 di Myanmar

07/May/2015

Dalam rangka promosi peningkatan citra Indonesia di negara akreditasi Republik Uni Myanmar, masyarakat Indonesia yang tinggal di Myanmar dan berada dalam wadah Kerukunan Indonesia Myanmar (Diaspora Indonesia) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) bekerjasama dengan KBRI Yangon serta dukungan dari Kementerian Pariwisata RI, maka pada tanggal 21-22 Maret 2015 telah menyelenggarakan acara "Batik Transformation 2015" bertempat di halaman Junction Square Mall Yangon. Acara tersebut dihadiri oleh Duta Besar LBBP RI Yangon, H.E. Dr. Ito Sumardi dan Menteri Kebudayaan Republik Uni Myanmar, H.E. U Aye Myint Kyu sebagai Guest of Honour, Chief Minister Yangon, H.E. U Myint Swe, dan beberapa tamu undangan Duta Besar negara sahabat serta sejumlah pejabat instansi dan pimpinan perusahaan setempat antara lain Myanmar Investment Commission (MCI), UMFCCI (KADIN Myanmar), YOMA Bank, Pun Hlaing Group, Moonshine. Pada kesempatan tersebut, Duta Besar LBBP RI Yangon beserta Ketua KIM dan tamu kehormatan melakukan pemotongan pita (cutting ribbon) yang secara resmi dibukanya acara Batik Transformation 2015. 

Dalam sambutan pembukaannya, Duta Besar RI Yangon menyampaikan bahwa tujuan penyelenggaraan Batik Transformation 2015 antara lain adalah untuk memperkenalkan produk Indonesia di pasar Myanmar, mempromosikan pelesatarian batik sebagai warisan budaya dan identitas nasional yang sudah diakui oleh UNESCO kepada masyarakat Myanmar serta memberikan kesempatan bagi perusahaan-perusahaan garmen Indonesia yang berpartisipasi untuk lebih mengetahui secara dekat terkait potensi pasar di Myanmar, sehingga kedepannya diharapkan adanya peningkatan kerjasama ekonomi terutama perdagangan dan investasi secara konkret antar kedua negara. Sementara itu, Ketua Kerukunan Indoneisa di Myanmar (KIM), Bapak Gerald Eman juga menyampaikan harapannya agar acara Batik Transformation 2015 ini dapat lebih ‘menduniakan’ batik Indonesia yang sudah diakui dunia sebagai warisan budaya Bangsa Indonesia khususnya di Myanmar.

Pada acara Batik Transformation 2015 tersebut, perusahaan-perusahaan garmen Indonesia yang berpartisipasi diantaranya PT. Pismatex (Gajah Duduk), Bhayangkari Daerah Jawa Barat, Savarine & Co, PT. Sarinah Jaya, PT. Karya Graha Utama, Alleira, Kylia Boutique, Royal Plagan/Joglo, Batik Aruni, Coreta Indonesia dan beberapa booth  dari perusahaan Indonesia antara lain, PT. Japfa Comfeed Myanmar, PT. WIKA dan PT Telekomunikasi Indonesia (Telin). Selain itu, terdapat pula booth dari Kementerian Pariwisata RI yang menggandeng maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia bersama travel agent (Bhara Tour) Indonesia dan Hotel Grand Tjokro di Yogyakarta untuk mempromosikan pariwisata Indonesia, booth KBRI Yangon yang menyiapkan beberapa pakaian daerah untuk dikenakan para pengunjung untuk berfoto secara gratis cukup menarik minat pengunjung. Booth PT. Gajah Duduk terlihat sering dikunjungi oleh pengunjung, karena masyarakat Myanmar khususnya laki-laki mempunyai tradisi menggunakan sarung. 

Ada 4 Produk yang dipamerkan oleh Gajah Duduk yaitu Marrakech Casual , Marrakech Exclusive, Sarung dan Shiro by GD. Gajah Duduk diwakili oleh Bapak Anwar Sungkar , Bapak Widi, Bapak Taufik, Bapak Adi serta Ibu Josephin dan Ibu Maya. Dari Pameran ini disimpulkan bahwa Gajah Duduk memiliki peluang yang besar untuk bisa menguasai Pasar di Myanmar.

Archives

Kembali